Universitas Djuanda Perluas Kolaborasi Global dengan Istanbul Gelisim University

Universitas Djuanda Perluas Kolaborasi Global dengan Istanbul Gelisim University

Blog Single

Dalam rangka memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi akademik yang strategis, Universitas Djuanda (UNIDA) melakukan kunjungan delegasi ke Istanbul Gelisim University (IGU), Turkiye. Kunjungan yang berlangsung dengan hangat dan penuh semangat kolaboratif ini dihadiri oleh tiga perwakilan penting dari UNIDA, mencerminkan komitmen kedua institusi dalam mengglobalisasi pendidikan tinggi dan riset. 

Delegasi Universitas Djuanda terdiri dari para pimpinan yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Aal Lukmanul Hakim selaku Wakil Rektor, Dr. Radif Khotamir Rusli selaku Kepala Kantor Internasional, dan Dr. Warizal selaku Direktur Treasury. Kehadiran mereka menegaskan keseriusan UNIDA untuk membangun kemitraan yang konkret dan berkelanjutan, tidak hanya di level fakultas tetapi juga dalam aspek kelembagaan dan keuangan.

Di Istanbul, delegasi disambut dengan sangat terbuka oleh Prof. Dr. Necmettin Marasli, Wakil Rektor IGU, serta ALISA ALI, Koordinator Pertukaran dan Kerjasama Internasional. Pertemuan ini menjadi platform yang sempurna bagi kedua belah pihak untuk saling mempresentasikan kekuatan, visi, serta peluang kerjasama yang dapat dieksplorasi bersama.

Istanbul Gelisim University, dengan filosofi “Gelisim” yang berarti perkembangan atau development, menggambarkan semangatnya melalui logo burung yang tak pernah berhenti terbang. Logo ini merupakan simbol dari komitmen universitas terhadap pembangunan dan inovasi yang terus-menerus dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Semangat inilah yang selaras dengan visi Universitas Djuanda untuk terus berkembang dan berkontribusi secara global.

Sebagai universitas yang dinamis, IGU menawarkan beragam program pendidikan melalui berbagai fakultas unggulannya, seperti Fakultas Kedokteran Gigi, Seni Rupa, Ekonomi dan Ilmu Sosial, Teknik dan Arsitektur, Ilmu Terapan, Ilmu Kesehatan, serta Ilmu Olahraga. Selain itu, dukungan dari sekolah vokasi dan lembaga penelitian semakin memperkaya ekosistem akademik di kampus tersebut.

Dengan infrastruktur yang mencakup 150 laboratorium dan 22 pusat penelitian, serta populasi mahasiswa yang mencapai hampir 40.000 orang—termasuk 7.500 mahasiswa internasional—IGU telah membuktikan diri sebagai destinasi pendidikan yang kompetitif dan inklusif di kancah global. Potensi ini menjadi lahan subur bagi kolaborasi riset dan pertukaran pelajar dengan UNIDA.

Dalam pertemuan tersebut, kedua universitas secara khusus membahas rencana konkret untuk menjalin kerjasama dalam berbagai bentuk. Beberapa bidang yang menjadi fokus utama adalah program pertukaran mahasiswa (student exchange), proyek penelitian bersama, penulisan artikel ilmiah kolaboratif, serta penyelenggaraan konferensi internasional.

Program student exchange diharapkan dapat memberikan pengalaman akademik dan budaya yang tak ternilai bagi mahasiswa dari kedua universitas. Sementara itu, joint project dalam penelitian akan memanfaatkan keahlian dosen dan peneliti dari kedua belah pihak untuk menjawab tantangan global, khususnya di bidang sains, teknologi, dan ilmu sosial.

Kolaborasi ini tidak hanya akan memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga memperkuat posisi kedua universitas di peta pendidikan internasional. Sinergi antara UNIDA dan IGU diharapkan dapat menghasilkan inovasi, publikasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan di Indonesia dan Turkiye.

Kunjungan ini ditutup dengan komitmen kuat dari kedua pihak untuk segera merealisasikan kesepakatan yang telah dibahas. Melalui kolaborasi yang erat dan saling menguntungkan, Universitas Djuanda dan Istanbul Gelisim University optimis dapat menorehkan sejarah baru dalam kerjasama pendidikan internasional, membawa manfaat luas bagi civitas akademika dan masyarakat pada umumnya.

Puncak dari kunjungan yang penuh makna ini ditandai dengan sebuah momen bersejarah, yaitu penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Djuanda dan Istanbul Gelisim University. Dokumen kerjasama ini ditandatangani secara langsung oleh Rektor Istanbul Gelisim University, Prof. Dr. Bahri Sahin, bersama seluruh delegasi Universitas Djuanda. Penandatanganan MoU ini tidak hanya menjadi bukti kesungguhan kedua institusi, tetapi juga berfungsi sebagai payung hukum dan kerangka strategis yang akan mempercepat realisasi berbagai program kolaborasi yang telah dirancang. 

Dengan ditandatanganinya MoU ini, hubungan antara UNIDA dan IGU resmi memasuki babak baru yang lebih formal dan terstruktur. Langkah ini diharapkan dapat segera diimplementasikan dalam bentuk aktivitas pertukaran pelajar dan dosen, proyek penelitian bersama, serta publikasi ilmiah yang akan memperkaya kedua belah pihak. Sinergi yang kuat ini merupakan wujud nyata dari semangat "Gelisim" atau perkembangan yang tidak pernah berhenti, membawa kedua universitas untuk terbang lebih tinggi bersama dalam peta persaingan pendidikan global.

Related Posts: