Rize, Turki – 25 September 2025 – Fakultas Hukum Recep Tayyip Erdogan University (RTEU) menerima kunjungan balasan yang sangat penting dari delegasi Universitas Djuanda (UNIDA), Bogor, Indonesia, pada Kamis, 25 September 2025. Kunjungan ini menandai babak baru dalam penguatan hubungan strategis antara kedua institusi pendidikan tinggi tersebut.
Delegasi Universitas Djuanda dipimpin secara langsung oleh Chancellor, Prof. Dr. Martin Roestamy, SH, MH. Turut serta dalam delegasi ini para pejabat pimpinan tinggi UNIDA, yaitu Dr. Aal Lukmanul Hakim (Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan), Dr. Warizal (Direktur Treasury), serta Dr. Radif Khotamir Rusli, M.Ed., MCE. selaku Kepala Kantor Urusan Internasional yang mengkoordinasi kunjungan ini.
Rombongan disambut dengan hangat oleh Dekan Fakultas Hukum RTEU, Prof. Dr. Naim Demirel, beserta jajarannya di kampus yang terletak di kota Rize tersebut. Pertemuan ini merupakan wujud nyata dari komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin sinergi di bidang tri dharma perguruan tinggi.
Kunjungan balasan ini merupakan implementasi konkret dari Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang telah ditandatangani oleh kedua universitas sejak tahun 2022. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mengevaluasi berbagai kegiatan yang telah berjalan dan membahas rencana pengembangan untuk tahun-tahun mendatang.
Sejak penandatanganan kerja sama, hubungan antara UNIDA dan RTEU telah menghasilkan berbagai kegiatan akademik yang dinamis dan berkelanjutan. Setiap tahun, kedua institusi secara rutin menyelenggarakan international conference, baik secara daring maupun luring, yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua belah pihak.
Selain konferensi, kolaborasi dalam bidang penelitian bersama (joint research) juga terus digalakkan. Dosen-dosen dari Fakultas Hukum RTEU dan berbagai fakultas di UNIDA aktif meneliti isu-isu hukum dan sosial kontemporer dengan perspektif internasional, yang memperkaya khazanah keilmuan kedua universitas.
Program pertukaran mahasiswa dan dosen (student/lecturer exchange) juga menjadi pilar penting dari kerja sama ini. Program ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa dan dosen untuk mengalami sistem pendidikan dan budaya masing-masing negara, sehingga memperluas wawasan dan jaringan global mereka.
Sebagai simbol persahabatan dan penghargaan atas kerjasama yang telah terjalin, delegasi Universitas Djuanda menghadiahkan cenderamata khas Indonesia kepada Fakultas Hukum RTEU. Souvenir tersebut berupa sebuah Plakat Tauhid yang terbuat dari kuningan serta kain Batik yang mencerminkan kekayaan warisan budaya dan spiritual Indonesia.
Sebagai balasannya, Recep Tayyip Erdogan University memberikan cenderamata berupa piring keramik khas Turki yang indah. Pertukaran cenderamata ini tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memperkuat ikatan budaya antara Indonesia dan Turki yang telah dibangun melalui kerja sama akademik ini.
Kunjungan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk lebih mendalami dan memperluas lingkup kerja sama. Kedua belah pihak bertekad untuk terus memajukan pendidikan berkualitas internasional, mempererat hubungan Indonesia-Turki di bidang pendidikan, dan membuka lebih banyak peluang bagi civitas akademika kedua universitas. Kerja sama yang erat ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi internasional yang produktif dan berkelanjutan.

